banner
Berdiri Sejak 1 Januari 2012 Selamat Datang Di Website GMAHK Kepri

 

Kejenuhan

 
Kristian Edi Mulyono -ARTIKEL PSIKOLOGI
 
Pernahkah Anda mengalami suatu suasana yang membuat anda tidak tertarik untuk melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas apapun juga? Atau pernahkah Anda merasa bahwa apapun yang anda miliki saat ini entah itu pekerjaan, keluarga, sahabat, pacar atau pasangan hidup hanya membuat anda merasa penat bahakan bosan? Tahukah Anda bila Anda sudah mengalami perasaan seperti tersebut berarti Anda sedang mengalami suatu suasana hati yang dinamakan kejenuhan (boredom).

Apakah itu kejenuhan?
Kejenuhan merupakan suatu suasana hati ketika seseorang sudah tidak tertarik atau mulai kehilangan minat atau tidak dapat menikmati lagi aktivitas, pekerjaan, hubungan sosial, lingkungan atau atau apapun juga dalam kehidupannya.
Apa Penyebabnya?
1.Kelelahan (Burn Out )
Pekerjaan atau aktivitas yang menguras energi baik secara fisik maupun psikis akan mengakibatkan manusia mengalami kelelahan fisik maupun psikis. Kelelahan yang berjalan secara terus menerus akan mengakibatkan seorang individu terjebak dalam suatu kepenatan yang dapat bermuara pada ketidakmampuan untuk menikmati pekerjaan. Bila sudah tidak ada kenikmatan dalam bekerja maka yang terjadi biasanya akan muncul kejenuhan.
2.Kemonotonan
Ketika manusia melakukan suatu pekerjaan atau aktivitas yang berulang-ulang dan tidak ada dinamika di dalam aktivitas tersebut maka dapat dipastikan aktivitas tersebut akan tidak menarik lagi. Pekerjaan tersebut kemudian hanya bersifat rutinitas tanpa melibatkan adanya unsur emosional positif seperti rasa suka, kepuasan atau kebahagian di dalamnya.
Atau ketika seorang individu terlibat dalam suatu pekerjaan atau aktivitas dalam jangka waktu yang lama maka pekerjaan atau aktivitas tersebut tentunya akan rentan menjadi monoton

Apa Akibat Kejenuhan?
1.Menurunnya Efiktivitas dalam Bekerja
Bila seorang individu sudah mengalami suatu kejenuhan dalam pekerjaan atau aktivitasnya maka biasanya hal tersebut akan berpengaruh pada kinerjanya. Hal tersebut disebabkan oleh karena ia sudah mulai tidak tertarik pada pekerjaan atau aktivitas tersebut sehingga biasanya kinerjanya akan menurun.
2.Timbulnya Masalah dalam Suatu Hubungan
Bila dalam suatu hubungan terjadi kejenuhan, maka hal ini merupakan suatu gerbang untuk kemunculan masalah-masalah berikutnya. Kejenuhan dapat memicu pasangan sahabat, kekasih, atau bahkan pasangan suami istri terlibat dalam suatu konflik atau pertengkaran. Bahkan tak jarang kejenuhan dapat membuat seseorang terlibat dalam suatu perselingkuhan.
3.Depresi
Kejenuhan bilamana dibiarkan berkarut-larut tanpa adanya penanganan yang memadai maka hal tersebut akan dapat mempengaruhi cara pandang seseorang pada seluruh aspek kehidupan. Kejenuhan yang sudah kronis akan membuat seseorang bahkan merasa jenuh untuk hidup, hal inilah salah satu hal yang dapat memicu munculnya depresi.

Bagaimana cara mengatasinya?
Ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk dapat mengatasi kejenuhan.
1.Berdoa dan Meditasi
Salah satu hal yang mulai ditinggalkan oleh manusia pada zaman modern ini adalah menjaga kualitas hubungan Spiritual dengan Sang Pencipta. Berapa baik kualitas hubungan Spiritual sesorang individu tidak dipengaruhi oleh berapa sering dia melakukan kewajiban ibadahnya. Kualitas hubungan Spiritual lebih dipengaruhi seberapa baik individu tersebut menikmati hubungan tersebuat.
Berdoa dan bermeditasi adalah suatu hal yang berjalan bersama. Ketika berdoa perlu adanya pemusatan pikiran dan perasaan yang ditujukan pada Sang Pencipta. Ketika pikiran dan perasaan dipusatkan kepada Sang Pencipta maka individu tersebut secara otomatis sedang membuka hatinya untuk berkomunikasi kepada Sang Pencipta. Bila doa sudah disertai keterbukaan hati maka kenikmatan dalam berdoa dapat dirasakan. Jadi mulailah membiasakan berdoa disertai meditasi untuk mengatasi kejenuhan.
2.Luangkan Waktu untuk Rekreasi
Bila mendengar kata rekreasi biasanya yang terlintas dalam pikiran kita suatu kegiatan yang memerlukan biaya yang besar. Rekreasi tidak perlu diidentikkan dengan kegiatan yang memerlukan biaya yang besar. Rekreasi dengan biaya murah atau bahkan tanpa biaya alias gratis dapat kita lakukan. Cobalah rekreasi dengan berjalan kaki setiap pagi sebelum banyak orang melakukan aktivitas, atau cobalah pergi ke Pantai atau tempat yang memiliki keindahan yang dapat menyegarkan pikiran Anda. Pilihlah lokasi yang dapat Anda jangkau. Dan ingatlah bahwa kualitas dalam rekreasi bukan terletak pada tempat, jenis atau besar kecilnya biaya tetapi lebih terletak pada kemampuan Anda dalam melihat unsur menarik dan kenikmatannya.
3.Lakukan Kegiatan Baru
Cobalah melakukan kegiatan baru yang bersifat positif yang selama ini jarang atau belum pernah Anda lakukan. Bagi Anda yang tidak pernah berolah raga cobalah olah raga. Bagi Anda yang belum pernah melakukan pelayanan sosial seperti menjenguk orang sakit cobalah untuk melakukannya. Atau kegiatan lain yang selama ini belum pernah Anda lakukan cobalah untuk lakukan dan temukan kenikmatannya bahkan tantangannya.
4.Bersahabat dengan Humor
Mungkin Anda pernah mendengar jargon milik grup lawak Warkop DKI “ Tertawalah Sebelum Tertawa itu Dilarang”. Memang jargon itu kalau direnungkan sangat benar. Pernahkah Anda membayangkan apa jadinya dunia ini tanpa Humor atau tertawa. Pasti segala sesuatu akan jadi kaku bahkan mungkin otot wajah Anda kalau tidak Anda biasakan tertawa pasti akan menjadi kaku. Humor akan sangat bermanfaat untuk menghilangkan kejenuhan bahkan untuk meberi warna dalam kehidupan manusia. Cobalah untuk membaca bacaan-bacaan, atau menonton pertunjukan pertunjukan yang berisi humor. Atau belajarlah untuk membuat humor kecil bagi diri Anda sendiri. Caranya, cobalah lihat dicermin dan perhatikan mimik wajah Anda ketika Anda tidak tersenyum dan coba temukan keanehaan pada wajah Anda pasti Anda akan tersenyum atau bahkan tertawa melihat mimik wajah Anda yang kaku tanpa senyum. Bahkan ada ungkapan bijak mengatakan bahwa orang yang sehat adalah orang yang mampu mentertawakan dirinya sendiri dengan demikian orang tersebut dapat melihat dirinya secara obyektif karena dia bisa melihat kekurangannya sendiri dari sudut pandang bersahabat yang kemudian akan memperbaikinya. Jadi cobalah untuk bersahabat dengan Humor.
5.Melihat Kelebihan, Bukan Kekurangan
Alasan yang membuat seorang individu menjadi jenuh dalam suatu hubungan sebenarnya disebabkan oleh lebih seringnya dia melihat kekurangan dari keluarga, sahabat, kekasih atau pasangannya. Cobalah untuk membiasakan berfokus pada kelebihan orang lain bahkan ketika seseorang memiliki kekurangan, itu juga merupakan bagian dari kelebihannya untuk dapat membuat Anda tertantang untuk membantunya dalam memperbaiki kekurangan tersebut.
6.Melihat Hidup sebagai Suatu Tantangan
Ketika seseorang hanya melihat hidup sebagai sesuatu yang monoton atau ketika ia menghadapi masalah dan merasa bosan dengan masalah yang selalu datang maka Individu tersebut belum belajar untuk melihat hidup ini sebagai suatu tantangan yang selalu menarik untuk ditaklukan. Timbulkanlah pola dalam pemikiran Anda bahwa segala sesuatu yang terjadi dengan diri kita entah itu pekerjaan atau masalah yang datang menjadi suatu tantangan yang menarik dan Anda mampu untuk menaklukannya.
Semoga ulasan tentang kejenuhan di atas dapat bermanfaat. Last but not least yang menjadi kunci untuk menghilangkan kejenuhan Anda bukan terletak pada orang lain atau lingkungan Anda tetapi terletak pada diri Anda.
Good Luck and GOD Bless
 
 
KOMENTAR
 
 
 

Halaman : 1
 
|  Hubungi Kami   |  Tim Website  |

Copyright @2012 SDA Church Of Riau Islands